Skip to content

Kongres Partai Demokrat harus mengubah ketergantungan pada sosok Susilo Bambang Yudhoyono

28 Maret 2010

Kongres I Partai Demokrat (PD) harus menjadi momentum untuk memodernisasi visi dan tujuan partai itu. Sebab, sampai saat ini, Demokrat masih sangat bergantung pada sosok Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

Kongres harus mengubah ketergantungan itu dan harus mampu memodernisasi partai. Karena, ketergantungan pada figur itu, ke depan partai itu harus mengubah karakter tersebut”, kata peneliti senior dari Lembaga Survei Indonesia Burhanuddin Muhtadi kepada SP di Jakarta, Sabtu (27/3).

Dikatakan, modernisasi Partai Demokrasi harus terjadi sebelum 2014. Karena itu, mesin partai harus bergerak progresif. Jika tidak, popularitas Demokrat akan menurun. Terkait para kandidat yang memperebutkan kursi ketua umum, Muhtadi mengemukakan, ada tiga calon memiliki peluang yang sama. yakni Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie.

Namun, yang terpenting, ketua mendatang harus orang yang memiliki visi yang kongkret untuk perubahan partai. Misalnya, bagaimana dia mampu mengelola manajemen partai dan tidak lagi bergantung pada satu sosok. Muhtadi berpendapat, tiga bakal kandidat yang maju ke pencalonan ketua umum itu memiliki modal politik yang sama.

Saya berpendapat, kalau popularitas justru saat ini adalah Anas Urbaningrum ketimbang Andi Mallarangeng. Citra Andi yang menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga justru meredup ketimbang saat dia menjabat sebagai juru bicara Presiden SBY. Konstituen PD melihat Anas lebih memiliki karakter dan figur mirip SBY. Anas dinilai santun dalam berbicara dan memiliki kemampuan berkomunikasi politik secara santun dan cerdas”, katanya.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago menegaskan, PD harus segera meninggalkan budaya patronase. Jika tidak, partai itu akan terpuruk dan ditinggalkan konstituennya.

Secara alami, peranan SBY akan menurun setelah 2014. Karena PD harus tetap besar, maka mereka juga harus mendorong munculnya figur-figur pemimpin yang baru. Figur-figur itu tentunya harus memperoleh dukungan luas dari bawah, sehingga mesti diuji publik dulu”, katanya.

Dikatakan, peluang tiga bakal kandidat yang akan maju ke kursi kepemimpinan PD, yakni Marzuki Alie, Anas Urbaningrum, dan Andi Mallarangeng, sama. Dia mengingatkan, tiga kandidat itu harus diuji di publik dan tidak sekadar mendapat restu dari SBY.

MASIH MENUNGGU

Ketua DPR yang juga mantan Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, dirinya masih menunggu masukan-masukan dari para pengurus partai di daerah-daerah terkait pencalonannya sebagai ketua umum.

Dia juga masih menunggu perkembangan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I 2010 PD yang digelar hari ini. Setelah itu, Marzuki dapat memastikan, apakah dia akan maju sebagai calon ketua umum atau tidak.

Saya menunggu bagaimana pandangan teman-teman yang memiliki suara. Kalau dirasa baik, saya istiqarah. Setelah mendapatkan arahan Tuhan, insya Allah saya jalani”, katanya.

Marzuki mengaku, kondisi saat ini agak berat bagi dia untuk menjadi Ketua DPR, karena dia bukan ketua umum partai. Posisi ini memunculkan loyalitas ganda di Fraksi Partai Demokrat DPR. “Fraksi itu kepanjangan tangan partai yang pasti loyal kepada partai. Tentu, ini memang kesulitan tersendiri sebagai pimpinan dewan yang bukan ketua umum partai”, ungkapnya.

Dalam sejarah DPR, katanya, hampir semua Ketua DPR adalah ketua umum partai, kecuali Agung Laksono, yang saat itu Ketua Umum Partai Golkar dijabat oleh Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden. (SP/c)

One Comment leave one →
  1. 24 Maret 2010 3:52 pm

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: